Lima Hujan Aneh yang Pernah Terjadi di Dunia

Lima Hujan Aneh yang Pernah Terjadi di Dunia

Hujan adalah tetesan air yang jatuh dari atas langit. Tapi bagaimana kalau yang jatuh dari atas langit bukan air melainkan benda-benda aneh yang nggak pernah kamu duga? Kalau hujan salju di Jakarta mungkin kamu hanya kaget sebentar, lalu menikmatinya. Tapi kalau benda-benda berikut ini? I don’t think so!

Hujan Katak

Pernah terbayang ada katak jatuh dan menimpamu? Yikes! Tapi hal ini benar-benar terjadi lho, Pals! Para ilmuan bilang hujan katak itu terjadi karena angin puting beliung yang melanda air tawar hingga menyedot air dan segala isinya ke udara dan akhirnya terbang bebas dari langit.

Hujan Uang

Sepertinya hujan ini yang paling diharapkan oleh orang banyak. Dan hal ini pernah terjadi di kota kecil Bourges, Prancis pada tahun 1957 dan di Chicago pada tahun 1975. Kira-kira siapa ya yang berbaik hati buang-buang uangnya?

Hujan Orang

Pada 25 September 1978 di California, hal ini benar-benar terjadi. Mary Fuller sedang asyik berkendara bersama dengan bayi mungilnya yang berusia 8 bulan ketika sebuah tubuh manusia mendarat tepat di kaca mobilnya. Bukan sulap bukan sihir, tapi karena pesawat Pacific Southwest bertabrakan dengan pesawat Cessna di langit dan menyebabkan 144 orang meninggal dunia.

Hujan Cacing

Kalau kodok saja sudah geli, apa kabar hujan cacing ya, Pals? Tapi kejadian ini dialami oleh para pelajar Galashiels di Inggris yang sedang asyik bermain bola. Bak air hujan yang mengguyur, cacing-cacing tanah pun berjatuhan dari atas langit dan menimpa mereka. Banyak yang mengatakan hal ini juga disebabkan oleh puting beliung. Yikes!

Hujan Sapi

Kodok dan cacing mungkin masih bisa diterima karena ukuran mereka masih masuk diakal. Tapi gimana kalau yang jatuh dari atas langit itu sapi? Pastinya rasanya… lebih dari sakit! FYI, kejadian ini dialami kapal nelayan di Jepang pada tahun 1997. Mereka sampai diselamatkan kapal patroli Rusia karena hampir tenggelam akibat sapi-sapi yang jatuh dari langit. No sense! Tapi hal itu disebabkan oleh sapi-sapi yang kabur dari pesawat karena diculik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *